kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

Inflasi inti penyumbang terbesar inflasi November 2018


Senin, 03 Desember 2018 / 16:29 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi Inflasi


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi bulan November 2018 sebesar 0,27% secara bulanan dan 3,23% secara tahunan. Inflasi utamanya didorong komponen administered price atau harga yang diatur pemerintah yang mengalami inflasi sebesar 0,52% dengan andil 0,10%.

Namun, andil terbesar terjadi pada inflasi inti yang tercatat 0,22% dengan andil 0,13%. "Ini lebih ke demand-supply, jadi kenaikan harganya kecil tapi terjadi di banyak komoditas," jelas Nurul Hasanudin, Direktur Statistik Harga BPS saat dihubungi Kontan.co.id, Senin (3/12).

Sebagai contoh, harga makanan jadi, kenaikannya di hampir seluruh komponen. Tercatat seluruh subkelompok pada makanan jadi mengalami inflasi dengan total inflasi 0,16%.

"Kalau kita lihat inflasi makanan jadi sampai 0,2% dengan andil 0,04%. Di dalamnya banyak sekali komoditas," jelas Nurul.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×