kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Inflasi inti penyumbang terbesar inflasi November 2018


Senin, 03 Desember 2018 / 16:29 WIB
Inflasi inti penyumbang terbesar inflasi November 2018
ILUSTRASI. Ilustrasi Inflasi


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi bulan November 2018 sebesar 0,27% secara bulanan dan 3,23% secara tahunan. Inflasi utamanya didorong komponen administered price atau harga yang diatur pemerintah yang mengalami inflasi sebesar 0,52% dengan andil 0,10%.

Namun, andil terbesar terjadi pada inflasi inti yang tercatat 0,22% dengan andil 0,13%. "Ini lebih ke demand-supply, jadi kenaikan harganya kecil tapi terjadi di banyak komoditas," jelas Nurul Hasanudin, Direktur Statistik Harga BPS saat dihubungi Kontan.co.id, Senin (3/12).

Sebagai contoh, harga makanan jadi, kenaikannya di hampir seluruh komponen. Tercatat seluruh subkelompok pada makanan jadi mengalami inflasi dengan total inflasi 0,16%.

"Kalau kita lihat inflasi makanan jadi sampai 0,2% dengan andil 0,04%. Di dalamnya banyak sekali komoditas," jelas Nurul.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×