kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.508   8,00   0,05%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Inflasi inti penyumbang terbesar inflasi November 2018


Senin, 03 Desember 2018 / 16:29 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi Inflasi


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi bulan November 2018 sebesar 0,27% secara bulanan dan 3,23% secara tahunan. Inflasi utamanya didorong komponen administered price atau harga yang diatur pemerintah yang mengalami inflasi sebesar 0,52% dengan andil 0,10%.

Namun, andil terbesar terjadi pada inflasi inti yang tercatat 0,22% dengan andil 0,13%. "Ini lebih ke demand-supply, jadi kenaikan harganya kecil tapi terjadi di banyak komoditas," jelas Nurul Hasanudin, Direktur Statistik Harga BPS saat dihubungi Kontan.co.id, Senin (3/12).

Sebagai contoh, harga makanan jadi, kenaikannya di hampir seluruh komponen. Tercatat seluruh subkelompok pada makanan jadi mengalami inflasi dengan total inflasi 0,16%.

"Kalau kita lihat inflasi makanan jadi sampai 0,2% dengan andil 0,04%. Di dalamnya banyak sekali komoditas," jelas Nurul.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×