kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 16.996   -53,00   -0,31%
  • IDX 7.171   122,61   1,74%
  • KOMPAS100 991   19,07   1,96%
  • LQ45 726   9,78   1,37%
  • ISSI 256   5,35   2,13%
  • IDX30 392   3,68   0,95%
  • IDXHIDIV20 487   -0,86   -0,18%
  • IDX80 111   1,79   1,63%
  • IDXV30 134   -1,05   -0,77%
  • IDXQ30 128   1,13   0,89%

Ekonom Celios Ungkap Beberapa Penyebab Start Up Lakukan PHK Massal


Minggu, 29 Mei 2022 / 18:34 WIB
ILUSTRASI. Suasana kerja karyawan yang menjalankan Work From Office (WFO) di salah satu kantor di Tangerang Selatan, Kamis (12/11). Ekonom Celios Ungkap Beberapa Penyebab Start Up Lakukan PHK Massal.


Reporter: Venny Suryanto | Editor: Noverius Laoli

Kemudian juga adanya faktor pandangan paska pandemi di mana pengguna digital masih akan tinggi mulai terbantahkan.  “Pandemi memaksa masyarakat untuk go digital, tapi ketika mobilitas dilonggarkan banyak yang gunakan kesempatan untuk belanja di toko fisik,” tuturnya. 

Dengan adanya faktor tersebut, Bhima mengatakan para pemain Startup harus melakukan berbagai perombakan strategi jika ingin survive. Kemudian, perlu juga melakukan evaluasi ulang target pasar, mengubah bisnis model apabila tidak memiliki prospek pasar yang kompetitif, serta fokus pada inovasi layanan atau produk. 

Baca Juga: Pengusaha sebut mandeknya stimulus korporasi bisa memicu PHK

“Kalau perlu juga melakukan kolaborasi dengan pihak yang memang potensial, startup juga perlu menurunkan target pertumbuhan secara wajar atau organik, kemudian memprioritaskan tim manajerial yang solid dibandingkan hanya bertujuan mencari pendanaan tapi produk tidak laku di pasaran,” katanya. 

Bhima menyarankan, para start up dapat mengutamakan revenue stream dan kualitas cashflow. Sebab kedua hal itu yang akan dilirik oleh investor saat ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×