kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.697   12,00   0,07%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Ekonom Bank Permata imbau Bank Indonesia untuk tahan suku bunga acuan di level 3,50%


Rabu, 17 Maret 2021 / 15:32 WIB
ILUSTRASI. Kantor Bank Indonesia. REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

Lebih lanjut, Josua juga melihat keputusan RDG BI pada bulan ini akan sangat dipengaruhi oleh hasil keputusan bank sentral AS atau The FEd dalam Federal Open Market Committee (FOMC) yang akan digelar malam ini, terutama asesmen terhadap perekonomian AS dan arah suku bunga The Fed dalam jangka menengah. 

Sehingga, bila bank sentral menahan suku bunga acuan, merupakan langkah antisipasi arah suku bunga The Fed yang selanjutnya. Pun, untuk mendorong daya tarik aset keuangan rupiah, sehingga bisa mendorong stabilitas nilai tukar rupiah. 

Baca Juga: Menkeu: Transformasi digital dapat meningkatkan kepatuhan perdagangan internasional

Josua lalu berharap, dengan sudah dilonggarkannya kebijakan moneter maupun makroprudensial oleh bank sentral, perbankan juga segera merespons dengan penurunan suku bunganya. 

“Ini merupakan upaya untuk tetap mendukung pemulihan ekonomi domestik dalam jangka pendek ini,” tandas Josua. 

Selanjutnya: Sri Mulyani: Kenaikan tarif pajak mobil listrik jadi pemanis bagi investor

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×