kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45866,25   0,74   0.09%
  • EMAS918.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.32%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.08%

Ekonom Bank Mandiri ungkap beberapa sektor yang bisa pulih cepat


Minggu, 04 Juli 2021 / 22:10 WIB
Ekonom Bank Mandiri ungkap beberapa sektor yang bisa pulih cepat
ILUSTRASI. Aktivitas pertambangan nikel

Reporter: Bidara Pink | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dengan adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat yang berlangsung selama dua minggu ke depan, tentu saja akan memberi efek kepada prospek perbaikan ekonomi.

Namun, ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman mengatakan, sektor terkait hasi tambang masih akan berpotensi tetap tumbuh di kondisi peningkatan kasus harian ini.

“Hasil tambang akan tetap tumbuh, didukung oleh permintaan global yang terus membaik,” ujar Faisal kepada Kontan.co.id, Minggu (4/7).

Akan tetapi, masih ada beberapa sektor yang saat ini akan terdampak sementara karena pembatasan aktivitas ini, tetapi masih ada kemungkinan akan mampu membaik ke depannya.

Baca Juga: Kementerian PUPR: 8 ruas tol sepanjang 57 Km rampung dibangun hingga Juni

Seperti contohnya sektor esensial, kritikal, dan konstruksi. Dalam hal ini seperti sektor makanan dan minuman yang masuk sektor kritikal tetapi permintaan (demand) cenderung stabil.

Nah, kemudian, ada sektor yang sangat terdampak karena adanya PPKM Darurat ini, terutama sektor yang sangat berkaitan dengan mobilitas masyarakat. Apalagi, PPKM Darurat ini sangat membatasi pergerakan masyarakat dan korporasi.

“Seperti contohnya sektor jasa penyedia makanan dan minuman, seperti restoran. Nah, apalagi restoran yang tidak memiliki opsi pengantaran (delivery),” tandasnya. 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×