kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Ekonom Bank Mandiri prediksi neraca dagang bulan November 2019 surplus


Minggu, 15 Desember 2019 / 17:54 WIB
ILUSTRASI. Bongkar muat peti kemas di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (24/5).


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Selain itu, ada juga pengaruh dari program campuran minyak nabati 20% dan 30% untuk biodiesel (B20 dan B30) yang akan diimplementasikan di Malaysia dan Indonesia pada tahun 2020. Ada juga pengaruh dari kenaikan harga minyak tumbuhan substitusi seperti soybean oil.

Selain peningkatan harga CPO, kondisi ekspor pada bulan November 2019 juga dipengaruhi oleh harga batubara. Pada bulan tersebut harga batubara tercatat meningkat sebesar 1,42% mom atau meningkat setelah sempat mengalami penurunan sebesar 4,50% mom pada bulan Oktober 2019.

Baca Juga: Neraca dagang akan menyetir pergerakan rupiah esok

Selain kondisi ekspor, neraca perdagangan juga dipengaruhi oleh kinerja impor. Andry memprediksi impor pada November 2019 akan menurun sebesar 2,22% mom atau bila secara year on year turun sebesar 14,54% yoy.

Dengan melihat kondisi tersebut, Andry juga memprediksi bahwa neraca dagang dari bulan Januari 2019 - November 2019 akan mengalami defisit sebesar US% 1,69 miliar, dengan pada periode yang sama pada tahun 2018 mencatat defisit sebesar US$ 7,60 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×