Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Kondisi El Nino saat ini
Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengatakan saat ini perkembangan pembentukan El Nino masih dimonitor oleh BMKG.
"Intensitasnya belum bisa dipastikan saat ini, dan masih dimonitor. Biasanya, tahun setelah terjadinya El Nino, terjadi pemecahan rekor tahun terpanas, namun tidak ada pernyataan kepastian akan menjadi tahun terpanas dalam sejarah," kata Ardhasena ketika dihubungi Kompas.com, Minggu (24/5/2026).
Lebih lanjut, BMKG memprediksi peluang intensitas El Nino yang mencapai intensitas lemah sebesar 100 persen, intensitas moderat sebesar 86 persen, dan intensitas kuat sebesar 22 persen.
Ardhasena mengatakan bulan Mei-Oktober 2026 menjadi periode yang perlu diwaspadai dampaknya terhadap Indonesia.
Tonton: Blackout Massal Sumatera! PLN Ungkap Penyebab Listrik Padam di Sejumlah Wilayah
"El Nino sendiri apabila terjadi akan berlanjut hingga tahun berikutnya namun dampak di Indonesia hanya beririsan dengan musim kemarau di pertengahan tahun. Perlu diwaspadai potensi kebakaran hutan khususnya di lahan gambut," pungkas Ardhasena.
Tabel: Prediksi Intensitas El Nino 2026 Menurut BMKG
| Intensitas El Nino | Peluang Terjadi |
|---|---|
| Lemah | 100% |
| Moderat | 86% |
| Kuat | 22% |
(Fatimah Az Zahra, Inten Esti Pratiwi)
Sumber: https://www.kompas.com/tren/read/2026/05/24/150100565/indonesia-bersiap-hadapi-el-nino-2026-bmkg-siapkan-strategi-cegah-dampaknya?page=all#page1
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













