CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Duh, Menkeu Sri Mulyani prediksi ekonomi tahun 2020 bisa minus 1,1%, ini alasannya


Jumat, 14 Agustus 2020 / 17:46 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan pertumbuhan ekonomi 2020 bisa minus 1,1% pada 2020. Adapun rentang prediksi pertumbuhan ekonomi terbaru dari Kemenkeu yakni di kisaran minus 1,1% sampai dengan 0,2%. 

Angka tersebut direvisi dari proyeksi sebelumnya di rentang minus 0,4% sampai dengan 2,3%.

Menkeu Sri Mulyani mengatakan, pertumbuhan ekonomi di kuartal II-2020 menjadi titik berat di tahun ini. Realisasinya yang anjlok minus 5,23%, membuat pemerintah menurunkan target pertumbuhan ekonomi 2020.

Baca Juga: Kendalikan inflasi 2021, administered prices dan volatile food jadi perhatian Menkeu

“Agak bergeser di arah negatif mendekati 0% tergantung faktor di kuartal III-2020 sampai akhir tahun. Tahun ini memang penuh dengan ketidakpastian,” kata Menkeu Sri Mulyani dalam Konferensi Pers Nota Keuangan dan RAPBN 2020, Jumat (14/8).

Menkeu melanjutkan, dari sisi konsumsi rumah tangga tahun ini diprediksi berada di level minus 1,3% hingga 0%. Sementara, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) minus 4,2% sampai minus 2,6%.  Begitu pula dengan kondisi perdangan ekspor impor yang masih melandai.

Sri Mulyani menjelaskan ketidakpastian kondisi ekonomi global dan domestik kemungkinan besar masih berlanjut di tahun depan. Namun, pemerintah tetap berusaha mengerek ekonomi di level 4,5%-5,5% di 2021. 

Baca Juga: Ekonomi Malaysia kuartal II 2020 minus 17,1%, terburuk sejak 20 tahun terakhir

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×