kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45927,64   6,18   0.67%
  • EMAS1.325.000 -1,34%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Dubes Prancis untuk Indonesia Dukung Indonesia Masuk OECD


Jumat, 22 September 2023 / 11:21 WIB
Dubes Prancis untuk Indonesia Dukung Indonesia Masuk OECD
ILUSTRASI. Rencana masuknya Indonesia ke dalam OECD akan menjadi penting dalam penguatan peran Indonesia di kancah internasional.


Reporter: Nindita Nisditia | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Duta Besar (Dubes) Prancis untuk Indonesia Fabien Panone menyampaikan, rencana masuknya Indonesia ke dalam Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) akan menjadi langkah yang sangat penting dalam penguatan peran Indonesia di kancah internasional.

Fabien mengatakan, ia mendukung pencalonan Indonesia untuk masuk ke dalam organisasi yang berkantor pusat di Paris, Prancis itu.

Selain itu, dia juga mengulas pertemuan Presiden RI Joko Widodo dan Presiden Prancis Emmanuel Macron baru-baru ini di sela-sela KTT G20 yang membahas keanggotaan Indonesia di OECD.

“Kedua presiden kita sering bertemu di banyak kesempatan. Terakhir, di New Delhi, di sela-sela KTT G20, mereka membahas semua kerja sama kita,” ujar Fabien saat ditemui dalam kegiatan di Universitas Pertahanan RI, Jumat (22/9).

Baca Juga: Hubungan Memburuk, India Tangguhkan Visa Baru untuk Warga Kanada

Menurutnya, kerja sama antara Prancis dan Indonesia sangatlah penting, khususnya di bidang multilateral.

“Ada banyak persoalan yang harus diselesaikan di arena multilateral. Jadi kami menghargai pentingnya pencalonan Indonesia ke OECD,” ujar Fabien.

Hubungan antara Prancis dan Indonesia dalam sudut pandang perdagangan dan investasi menurut Fabien juga menguat dengan sangat cepat, termasuk juga dalam kemitraan industri.

“Mengembangkan perdagangan itu penting, tapi yang paling penting adalah kemitraan industri antara kedua negara. Seperti yang diketahui, kami sudah memiliki kehadiran nyata perusahaan-perusahaan Prancis di basis industri dan teknologi,” ucapnya.

Baca Juga: Ekonomi China Bakal Menjadi Penghambat Pertumbuhan Ekonomi Global

Ke depannya, Fabien harap kemitraan industri antara Perancis dan Indonesia dapat terus menguat dan menjadi prioritas, seperti melalui jalinan kerja sama Indonesia dengan perusahaan-perusahaan besar Perancis di berbagai sektor, mulai dari pertambangan hingga barang konsumsi.

Asal tahu saja, OECD hingga kini terdiri dari 38 negara, mulai dari Amerika Utara dan Selatan hingga Eropa dan Asia-Pasifik. Setelah Korea Selatan dan Jepang, Indonesia akan menjadi negara ketiga di Asia dalam keanggotaan OECD.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×