kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.895   25,00   0,14%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Dua korporasi asing tersangka kebakaran hutan


Kamis, 08 Oktober 2015 / 10:07 WIB


Sumber: TribunNews.com | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Kabareskrim Komjen Anang Iskandar mengatakan ada penambahan tersangka korporasi pembakar lahan dan hutan.

Saat ini total korporasi yang ditetapkan sebagai tersangka ada 12.

"Kepolisian telah menetapkan 12 korporasi menjadi tersangka kebakaran hutan dan lahan. Dua di antaranya merupakan korporasi asing," tutur Anang, Kamis (8/10/2015).

Anang melanjutkan ‎dua korporasi yang dimaksudkan, yakni PT Antang Sawit Perkasa (PT ASP) yang ditangani Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah.

Dan PT Kayong Agro Lestari (PT KAL), ditangani Kepolisian Daerah Kalimantan Barat.

Anang melanjutkan, jumlah tersangka perkara pembakar hutan dan lahan terus bertambah.

Data Bareskrim Polri per Rabu, 7 Oktober 2015, mencatat ada 223 tersangka dalam perkara tersebut.

Total 223 tersangka tersebut, lanjut Anang, didasarkan pada adanya 242 Laporan Polisi dengan jumlah area terbakar seluas 42.676,68 hektare.

"Ada 24 perkara yang masih penyelidikan‎. Dari total LP yang sudah masuk ke penyidikan, perkara yang sudah dinyatakan P21 sebanyak 23 kasus dan yang sudah masuk ke tahap dua sebanyak 34," tambah Anang.

(Theresia Felisiani)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×