CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Dua figur ini cocok gantikan Gita Wirjawan?


Selasa, 11 Februari 2014 / 15:08 WIB
ILUSTRASI. Pengunjung membeli daging sapi di Pasar Pondok Labu, Jakarta Selatan, Senin (21/3/2022). (KONTAN/Baihaki)


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Anggota Komisi VI DPR Hendrawan Supratikno menganggap jabatan Menteri Perdagangan merupakan jabatan politis. Dengan begitu, ia tak heran jika perlu banyak waktu bagi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunjuk Menteri Perdagangan yang baru setelah Gita Wirjawan mengundurkan diri.

Bahkan lebih jauh, Hendrawan menilai ada pertimbangan eksternal yang membuat Presiden SBY belum juga menentukan Menteri Perdagangan yang baru. Pasalnya, perdagangan sangat berkaitan erat dengan dunia internasional, dan cara diplomasi modern.

"Saya mendorong supaya cepat, tapi rasanya pertimbangan politisnya sangat kental sehingga bukan mustahil ada harapan eksternal yang dipertimbangkan oleh Presiden," kata Hendrawan, di Kompleks Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (11/2).

Politisi PDI Perjuangan itu menuturkan, dalam bayangannya ada dua figur yang dianggap cocok menggantikan Gita sebagai Menteri Perdagangan. Mereka adalah Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Mahendra Siregar dan Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamukthi.

"Yang jelas, tantangan ke depan lebih berat. Waktu tinggal 10 bulan lagi, kalau orang baru maka perlu waktu untuk belajar lagi," katanya.

Gita Wirjawan resmi mundur sebagai Menteri Perdagangan mulai 31 Januari 2014. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyetujui pengunduran diri tersebut setelah Gita melayangkan surat permohonan sebanyak tiga kali.

Secara pribadi, Gita membeberkan alasannya mengundurkan diri karena ingin fokus mengikuti pelaksanaan Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat. Ia tak ingin terjebak dalam konflik kepentingan ketika menjadi kandidat konvensi tetapi masih menjabat sebagai Menteri Perdagangan. (Indra Akuntono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×