kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Dua faktor ini yang bikin laju inflasi meninggi


Senin, 04 Agustus 2014 / 19:39 WIB
ILUSTRASI. IHSG Merah Membara, Ini Saham-Saham yang Banyak Dilego Asing, Rabu (22/2)


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Inflasi sudah dalam tren melandai. Meskipun begitu bukan berarti inflasi tidak lagi menemui tekanan hingga akhir tahun.

Ekonom Senior PT Mandiri Sekuritas Aldian Taloputra melihat, inflasi 0,93% yang terjadi pada periode Lebaran adalah hal yang wajar. Dirinya sendiri memperhitungkan total inflasi pada bulan puasa dan Lebaran kurang lebih antara 1,5%-1,6%.

Masih ada dua hal yang menjadi tantangan inflasi ke depan. Pertama, efek kenaikan tarif dasar listrik (TDL). Meskipun pada inflasi Juli sudah terlihat andil efek kenaikan TDL sebesar 0,06%, namun perlu untuk terus dilihat. "Karena naiknya secara bertahap. Dampaknya perlu diperhatikan," ujar Aldian ketika dihubungi KONTAN di Jakarta, Senin (4/8).

Kedua, masalah cuaca. Dampak fenomena el nino terhadap inflasi yang diprediksi akan terjadi pada bulan-bulan mendatang perlu diwaspadai pula. Meskipun dalam hal ini, dirinya memperkirakan dampak el nino tidak akan signifikan. 

Adapun inflasi bulanan pada bulan Juli mencapai 0,93%. Inflasi tahunannya sendiri pada bulan Juli menurun signifkan menjadi 4,53%. Hal ini sebagai akibat habisnya efek kenaikan harga bahan bakar minya (BBM) bersubsidi pada Juni 2013 lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×