kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Dua catatan DPR terhadap posisi investment grade


Senin, 09 Januari 2012 / 13:49 WIB
Dua catatan DPR terhadap posisi investment grade
ILUSTRASI. Kendaraan bermotor melintas di Jalan Jenderal Sudirman saat hujan turun di Jakarta, Jumat (16/10/2020). Cuaca hari ini di Jabodetabek hujan ringan hingga hujan petir, menurut ramalan BMKG.


Reporter: Eka Saputra |

JAKARTA. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Marzuki Alie memberikan dua catatan penting terkait pencapaian peringkat layak investasi. Menurutnya peringkat tersebut tidak berarti jika upaya pemerataan hasil kinerja ekonomi tidak dapat dinikmati masyarakat luas.

“Dua masalah utama yang harus segera diatasi yakni terkait infrastruktur dan ketidakpastian hukum. Perbaikan infrastruktur harus segera dilakukan agar Indonesia tidak mengalami middle income trap dan dapat menjadi negara berpendapatan tinggi. Ketidakpastian hukum harus ditangani dengan perbaikan regulasi,” ujarnya di Gedung DPR (9/1).

Marzuki berharap kepercayaan dunia terhadap iklim investasi Indonesia makin meningkat seiring peningkatan peringkat utang Indonesia dari BB+ menjadi BBB- dari Lembaga Pemeringkat Utang Internasional Fitch Rating.

“Peringkat ini harus bisa mendorong investasi jangka panjang seperti foreign direct investment yang dapat menyentuh sektor riil,” tegasnya.

Marzuki yakin peringkat utang Indonesia bisa terus membaik seiring penguatan fundamental ekonomi nasional. Termasuk kemampuan Indonesia mengatasi kelemahan struktural serta menjaga pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan tanpa menimbulkan ketidakseimbangan eksternal atau tekanan inflasi yang tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×