CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

DPR Sebut Hasil dari Program Food Estate Belum Maksimal


Kamis, 05 Januari 2023 / 20:59 WIB
Foto udara areal petak persawahan ekstentifikasi untuk food estate di Desa Mulya Sari, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Minggu (9/10/2022).


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Hasil dari program lumbung pangan atau food estate dinilai belum maksimal. 

Anggota Komisi IV DPR RI Darori menilai pemerintah sudah cukup maksimal dalam menjalani program food estate namun ada beberapa hal yang perlu diselesaikan untuk mendorong kesuksesan program food estate. 

Dikatakannya, salah satu penghambat keberhasilan program food estate adalah pemilihan lahan yang umumnya bekas hutan. 

Ia mengatakan, tanah hutan memiliki tingkat keasamanan yang cukup tinggi sehingga perlu penetralisir keasaman tanah agar tanah dapat ditanami tumbuhan. 

Baca Juga: Kelompok Tani Mendapat Ragam Bantuan Pertanian

"Juga perlu ditanami jenis tanaman yang cocok dengan lokasinya. Kinerja pemerintah sudah maksimal namun hasilnya belum," terang ia pada Kontan.co.id, Kamis (5/1). 

Asal tahu saja, Food estate merupakan salah satu program strategis nasional (PSN) pemerintah tahun 2020 - 2024.  

Pada tahun periode 2020 s.d 2022, perkembangan kegiatan intensifikasi lahan food estate yang sudah tertanami mencapai 44.371 ha. Namun demikian hasil panennya belum maksimal. 

Baca Juga: Pupuk Indonesia Siap Salurkan 9,01 Juta Ton Alokasi Pupuk Subsidi 2023

"Tahun 2022, target kegiatan food estate seluas 502 ha, saat ini baru tertanam 236,5 ha dan panen 193 ha," Direktur Perluasan dan Perlindungan Lahan, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Kementerian Pertanian (Kementan) Erwin Noorwibowo. 

Sementara ditahun 2023, Kementan belum menyiapkan program lanjutan kegiatan Food Estate, padahal pemerintah masih mengalokasikan anggaran untuk program ini. 

"2023 belum ada alokasi kegiatan Food Estate termasuk ekstensikasi (perluasan)," jelas ia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×