kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   -50.000   -1,72%
  • USD/IDR 17.110   58,00   0,34%
  • IDX 7.308   28,38   0,39%
  • KOMPAS100 1.009   3,07   0,31%
  • LQ45 734   0,28   0,04%
  • ISSI 264   3,48   1,33%
  • IDX30 393   -5,78   -1,45%
  • IDXHIDIV20 480   -6,76   -1,39%
  • IDX80 114   0,27   0,24%
  • IDXV30 133   -1,18   -0,87%
  • IDXQ30 127   -1,85   -1,43%

Dorong Daya Saing, Pemerintah Percepat Digitalisasi UMKM Lewat Pelatihan AI


Kamis, 09 April 2026 / 22:36 WIB
Dorong Daya Saing, Pemerintah Percepat Digitalisasi UMKM Lewat Pelatihan AI
Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala dalam kegiatan AIM ASEA (Istimewa/dok)


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah mempercepat transformasi digital pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan daya saing, seiring dorongan pemanfaatan teknologi dalam agenda pembangunan nasional.

Komitmen tersebut ditegaskan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, yang menekankan pentingnya adopsi teknologi digital agar UMKM mampu bersaing dengan produk impor, baik di pasar domestik maupun global.

Arah kebijakan itu kemudian ditindaklanjuti melalui berbagai program, salah satunya AIM ASEAN Roadshow di Palembang. Kegiatan yang digelar di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Selatan pada 8 April 2026 ini melibatkan sekitar 300 pelaku UMKM dan sejumlah pemangku kepentingan.

Baca Juga: Grab Indonesia Dorong Digitalisasi UMKM lewat Partisipasi di Festival KOPLING 2025Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, mengatakan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) menjadi peluang bagi UMKM untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha.

“Pelaku UMKM, termasuk usaha mikro, dapat memanfaatkan AI untuk meningkatkan efisiensi, memahami pasar, hingga menyusun strategi pemasaran yang lebih efektif,” ujarnya dalam keterangannya seperti dikutip, Kamis (9/4/2026).

Menurut pemerintah, transformasi digital UMKM masih menghadapi tantangan, terutama keterbatasan literasi digital dan kesenjangan akses teknologi di berbagai daerah. 

Karena itu, pendekatan kolaboratif terus didorong dengan melibatkan sektor swasta, akademisi, dan komunitas untuk memperluas akses pengetahuan dan teknologi.

Kegiatan di Palembang menjadi contoh kolaborasi lintas sektor tersebut. Selain diskusi, peserta juga mendapatkan pelatihan teknis mengenai dasar-dasar AI, tahapan adopsi dalam bisnis, serta prinsip penggunaan teknologi yang bertanggung jawab. 

Materi disusun secara praktis oleh KUMPUL Impact agar dapat langsung diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari.

Baca Juga: Ranking Daya Saing Digital Dunia, Swiss Nomor Satu dan Indonesia Nomor 51

Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan turut mendukung program ini. Inisiatif tersebut dinilai sejalan dengan program “Seratus Ribu Sultan Muda” yang bertujuan mencetak wirausahawan baru yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Program AIM ASEAN sendiri merupakan inisiatif regional yang dijalankan oleh ASEAN Foundation bersama AVPN, dengan KUMPUL Impact sebagai mitra pelaksana di Indonesia.

Melalui program ini, pemerintah berharap semakin banyak UMKM mampu mengadopsi teknologi digital untuk meningkatkan produktivitas, memperluas pasar, dan memperkuat daya saing ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×