kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Diversifikasi Negara Tujuan Akan Perkuat Kinerja Ekspor dan Pertumbuhan Ekonomi RI


Rabu, 18 Januari 2023 / 16:45 WIB
ILUSTRASI. Pekerja melakukan bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (16/1/2023). Diversifikasi Negara Tujuan Akan Perkuat Kinerja Ekspor dan Pertumbuhan Ekonomi RI.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Asal tahu saja, negara tradisional tujuan ekspor Indonesia adalah China, Amerika Serikat (AS), dan India. 

Di sepanjang 2022, ekspor ke China tercatat US$ 63,55 miliar atau memegang pangsa 23,03% dari total ekspor. 

Sedangkan ekspor ke AS tercatat US$ 28,20 miliar dengan pangsa 10,22% dan ekspor ke India tercatat US$ 23,30 miliar dengan pangsa 8,44% terhadap total ekspor di 2022.

Baca Juga: Krisis Ekonomi Global Bisa Berdampak pada Industri Pengolahan Kelapa Indonesia

Nah, pada tahun 2022 ada kenaikan nilai ekspor ke negara-negara non tradisional tersebut. Pada tahun 2021, ekspor ke negara non tradisional menyumbang kurang dari US$ 1 juta. 

Sedangkan pada tahun 2022, ada peningkatan impresif. Seperti contohnya ke Bhutan, nilai ekspor di sepanjang 2022 naik US$ 67,39 juta dibandingkan tahun sebelumnya. 

Pun ekspor ke Botswana di sepanjang 2022 naik US$ 3,72 juta. Ekspor ke negara Chad naik US$ 1,4 juta, dibandingkan tahun sebelumnya. 

Kenaikan juga nampak pada ekspor ke Aruba sebesar US$ 1,12 juta dan ekspor ke Kepulauan Virgin juga meningkat US$ 0,82 juta. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×