kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Diversifikasi Negara Tujuan Akan Perkuat Kinerja Ekspor dan Pertumbuhan Ekonomi RI


Rabu, 18 Januari 2023 / 16:45 WIB
ILUSTRASI. Pekerja melakukan bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (16/1/2023). Diversifikasi Negara Tujuan Akan Perkuat Kinerja Ekspor dan Pertumbuhan Ekonomi RI.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Asal tahu saja, negara tradisional tujuan ekspor Indonesia adalah China, Amerika Serikat (AS), dan India. 

Di sepanjang 2022, ekspor ke China tercatat US$ 63,55 miliar atau memegang pangsa 23,03% dari total ekspor. 

Sedangkan ekspor ke AS tercatat US$ 28,20 miliar dengan pangsa 10,22% dan ekspor ke India tercatat US$ 23,30 miliar dengan pangsa 8,44% terhadap total ekspor di 2022.

Baca Juga: Krisis Ekonomi Global Bisa Berdampak pada Industri Pengolahan Kelapa Indonesia

Nah, pada tahun 2022 ada kenaikan nilai ekspor ke negara-negara non tradisional tersebut. Pada tahun 2021, ekspor ke negara non tradisional menyumbang kurang dari US$ 1 juta. 

Sedangkan pada tahun 2022, ada peningkatan impresif. Seperti contohnya ke Bhutan, nilai ekspor di sepanjang 2022 naik US$ 67,39 juta dibandingkan tahun sebelumnya. 

Pun ekspor ke Botswana di sepanjang 2022 naik US$ 3,72 juta. Ekspor ke negara Chad naik US$ 1,4 juta, dibandingkan tahun sebelumnya. 

Kenaikan juga nampak pada ekspor ke Aruba sebesar US$ 1,12 juta dan ekspor ke Kepulauan Virgin juga meningkat US$ 0,82 juta. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×