kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Ditjen Pajak sandera penunggak pajak Rp 2,1 miliar


Jumat, 19 Juni 2015 / 16:33 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Dalam rangka menjalankan tahun pembinaan wajib pajak, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemkeu) kembali menyandera (gijzeling) seorang penunggak pajak. Kali ini, Ditjen Pajak menyandera penanggung pajak dari wajib pajak badan yang terdaftar di Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Pajak Jakarta Khusus, berinisial HJH.

Kepala Kanwil Ditjen Pajak Jakarta Khusus M Hanif mengatakan, HJH merupakan wajib pajak asal Korea dan memiliki perusahaan yang bergerak di sektor perdagangan, yaitu PT TM. Sebagai Direktur Utama, HJH bertanggung jawab atas perusahaannya yang tercatat memiliki tunggakan pajak sebesar Rp 2,1 miliar.

"Sebelum kami lakukan penyanderaan, kami sudah mempelajari profilnya sehingga kami yakin mereka masih mampu melunasi utang pajaknya," kata Hanif, Jumat (19/6).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×