kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Ditjen Kekayaan Negara sebut ada 24 K/L yang asetnya belum diasuransikan


Jumat, 26 November 2021 / 17:24 WIB
ILUSTRASI. Kompleks gedung kantor pusat Kementerian Keuangan di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Ditjen Kekayaan Negara sebut ada 24 K/L yang asetnya belum diasuransikan.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli

Sebagai informasi, terdapat dua objek asuransi BMN.

Pertama, gedung dan bangunan dengan kriteria mempunyai dampak terhadap pelayanan umum apabila rusak atau hilang, dan menunjang kelancaran tugas dan fungsi penyelenggaraan pemerintahan.

Kedua, BMN yang dapat mengikutsertakan sarana dan prasarana antara lain komponen struktural, mekanikal, elektrikal, dan tata ruang luar.

Encep mengatakan, ke depannya pemerintah akan mengasuransikam aset negara seperti infrastruktur, agar semakin banyak BMN yang terjamin dan terlindungi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×