kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Ditegur Presiden, Dahlan akhirnya hadir di DPR


Senin, 08 April 2013 / 15:48 WIB
Ditegur Presiden, Dahlan akhirnya hadir di DPR
ILUSTRASI. Produk keluaran FKS Food Sejahtera (AISA)


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan akhirnya memenuhi panggilan rapat kerja komisi VI DPR RI. Mantan Dirut PLN itu mengaku sudah mendapatkan teguran dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono lantaran sudah berkali-kali mangkir dari panggilan pihak Senayan.

"Saya diminta hadir. Saya enggak tahu apakah itu teguran atau bukan teguran. Saya diminta hadir, tapi bukan untuk hari ini karena komisi VI saya selalu hadir," kata Dahlan setibanya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (8/4).

Menurutnya atasannya itu tidak memintanya untuk menghadiri rapat dengan komisi VI sore ini. Sayangnya Dahlan enggan untuk membeberkan alasannya selalu menolak hadir dalam undangan komisi IX yang membidangi persoalan tenaga kerja. Ia hanya menegaskan dirinya selalu hadir dalam setiap undangan mitranya komisi BUMN DPR.

"Enggak usah dijelaskan hari ini kan komisi VI, saya selalu hadir. Anda yang enggak hadir," imbuhnya.

Meski enggan menjelaskan alasannya, ia memastikan akan menghadiri panggilan komisi XI selanjutnya. Menurutnya karena sudah diminta Presiden maka mau tidak mau ia pasti akan hadir. Kata dia, saat ini ia hanya tinggal menunggu panggilan saja.

"Sudah diminta Presiden, saya harus tunduk kepada bapak Presiden," tegasnya.

Setelah memberikan keterangannya kepada wartawan, Dahlan langsung mengikuti rapat membahas aset BUMN, tenaga kerja, rencana penggabungan BUMN. Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua komisi VI DPR Airlangga Hertanto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×