kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Dahlan tak peduli disebut buron DPR


Kamis, 04 April 2013 / 20:21 WIB
ILUSTRASI. Bank Mandiri memproyeksikan pertumbuhan ekonomi kuartal III-2021 di kisaran 4,16%. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Amal Ihsan

JAKARTA. Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan tak peduli disebut sebagai buron oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Masalah ini menjadi puncak polemik antara Dahlan dengan beberapa komisi DPR.

"Tidak masalah," kata Dahlan di Kantor Presiden sebelum sidang kabinet pembahasan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2014, Kamis (4/4). Dahlan tidak mau menjawab pertanyaan awak media soal ketidakhadirannya di rapat dengar pendapat dengan beberapa komisi DPR. Ia juga tak mau berkomentar soal surat dari pimpinan DPR kepada Presiden terkait ketidakhadirannya.

Dahlan mengatakan, ia akan datang ke DPR tapi hanya di Komisi VI saja, yang memang menjadi mitra kerja Kementerian BUMN. Ketika ditanya kenapa ia tidak mau menghadiri undangan dari Komisi VII, IX, dan XI, atau komisi lainnya, Dahlan memilih bungkam.

Sebelumnya, Ketua Komisi IX DPR Ribka Tjiptaning mengatakan, komisinya kehilangan akal memanggil Dahlan. Komisi sudah tiga kali melayangkan panggilan, namun tak pernah dipenuhi yang bersangkutan. Ribka menyebut Dahlan sudha menjadi buron DPR.

Adapun Wakil Ketua DPR Pramono Anung menyatakan, DPR akan melayangkan surat ke presiden karena Dahlan mengambaikan undangan DPR. Pihak Istana Kepresidenan sendiri juga sudah meminta agar Dahlan memenuhi undangan DPR tersebut. Pasalnya, Istana memandang komunikasi di antara lembaga negara harus berjalan dengan baik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×