kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Dipo Alam yakin bakal menang lawan Media Grup


Senin, 11 April 2011 / 22:18 WIB
ILUSTRASI. FILE PHOTO: FILE PHOTO: The International Monetary Fund (IMF) logo is seen outside the headquarters building in Washington, U.S., as IMF Managing Director Christine Lagarde meets with Argentine Treasury Minister Nicolas Dujovne September 4, 2018. REUTERS/


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Sekretaris Kabinet (Seskab), Dipo Alam sangat optimistis dirinya bakal menang terhadap sengketa yang terjadi antara dirinya dengan Media Grup. Saat ini ia pun tengah berancang-ancang untuk mengajukan gugatan balik ke Media Grup.

"Saya memiliki perkara dengan mereka, apa benar lima hari ada running text yang menyebut Dipo Alam dituntut 101 triliun. Ini kan lembaga penyiaran publik, bukan miliknya Nasdem atau Surya Paloh," paparnya.

Namun, Dipo enggan merinci kapan langkah hukum itu bakal direalisasikannya. Seperti diketahui perseteruan antara Dipo dan Media Grup berawal dari perkataan Dipo yang mengancam media massa yang mengkritik pemerintah.

Dia mengatakan, media yang selalu mengkritik pemerintah tak akan mendapat iklan dari institusi pemerintah. Dipo akan meminta sekretaris jenderal dan humas-humas lembaga negara tak memasang iklan di media bersangkutan.

Terkait hal ini, Media Grup pun lantas menggugat secara perdata Dipo dengan tuntutan Rp 101 triliun. Angka itu merupakan perhitungan kerugian material dan imaterial yang dialami Media Grup.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×