kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Bertikai dengan Media Group, Dipo Alam merasa tak terganggu


Kamis, 03 Maret 2011 / 11:27 WIB
ILUSTRASI. Migrasi Kartu ---- Nasabah menunjukan kartu debet dengan teknologi chips di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (25/3). Untuk menekan tingkat kejahatan penggandaan data nasabah (skimming), industri perbankan ramai-ramai meminta nasabahnya mengganti alat pembayaran


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Sekretaris Kabinet Dipo Alam tetap santai dan tenang menghadapi polemik dengan Media Group. Dia mengaku polemik itu tidak mengganggu pekerjaannya.

Dipo sendiri mengaku masih membuka pintu untuk berdamai dengan Media Group. "Saya siap-siap saja, melaksanakan kerja biasa," katanya, Kamis (3/3).

Hingga kini, perdamaian antara Dipo Alam dengan Media Group masih jauh api dari panggangan. Ketika dimediasi oleh Dewan Pers, Media Group telah menolak bertemu dengan Dipo Alam.

Media Group, perusahaan media milik Surya Paloh, masih menggugat Dipo Alam ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dan mengadukannya ke polisi. Media Group menuding pernyataan Dipo telah merugikan mereka.

Namun, Dipo menyatakan mediasi yang difasilitasi Dewan Pers akan segera terwujud. "Ya tinggal tunggu tanggal mainnya saja. Kalau saya kan santai saja," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×