kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Diperiksa Polda Jabar, Rizieq Shihab bawa tesis


Senin, 13 Februari 2017 / 11:17 WIB
Diperiksa Polda Jabar, Rizieq Shihab bawa tesis


Sumber: Kompas.com | Editor: Dupla Kartini

BANDUNG. Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab bersama rombongan kuasa hukumnya tiba di Gedung Reskrimum Polda Jawa Barat, Senin (13/2) sekitar pukul 09.05 WIB.

Kedatangan Rizieq itu untuk memenuhi panggilan kedua penyidik Polda Jawa Barat, setelah ia mangkir pada pemanggilan pertama, 7 Februari 2017. Ia dipanggil sebagai tersangka kasus dugaan penistaan Pancasila dan pencemaran nama baik.

"Alhamdulilah, hari ini saya dalam keadaan sehat wal afiat. Hari ini saya datang memenuhi panggilan dari penyidik Polda Jabar untuk melanjutkan pemeriksaan," kata Rizieq, Senin pagi.

Rizieq berharap pemeriksaan hari ini berjalan lancar tanpa hambatan serta berlangsung cepat.  "Mudah-mudahan pemeriksaan ini berjalan lancar," katanya.

Kepada wartawan, Rizieq menunjukkan bukti yang diharapkan bisa meringankan posisinya, yaitu buku tesisnya dengan sampul berwarna merah marun berjudul Pengaruh Pancasila Terhadap Penerapan Syariat Islam di Indonesia.

Rizieq mengatakan, tesis yang dikerjakannya sebagai syarat kelulusan pendidikannya di Universitas Malaya beberapa tahun lalu akan diserahkan ke penyidik sebagai pembelaan. "Tesis ini akan saya serahkan kepada penyidik," ujarnya.

Menurut Rizieq, video potongan ceramah yang dijadikan bukti laporan oleh Sukmawati Soekarnoputri merupakan bagian dari tesis yang akan diserahkannya. Video itulah yang dipermasalahkan oleh Sukmawati Soekarnoputri, di mana Rizieq dianggap telah melecehkan Pancasila dan mencemarkan nama baik Presiden pertama RI Sukarno.

"Nanti bisa dilihat dan dipelajari apa yang saya bicarakan tentang Pancasila," ucapnya.

(Putra Prima Perdana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×