kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Dijual Murah, Ini Ciri-Ciri Beras Oplosan Sebelum dan Sesudah Dimasak


Senin, 14 Juli 2025 / 03:15 WIB
Dijual Murah, Ini Ciri-Ciri Beras Oplosan Sebelum dan Sesudah Dimasak
ILUSTRASI. Masyarakat perlu waspada terhadap peredaran beras oplosan yang kerap dijual di pasaran dengan harga murah, namun kualitasnya buruk. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Durasi ideal menyimpan beras 

Tajuddin menyampaikan, beras idealnya disimpan maksimal selama enam bulan untuk menjaga kualitasnya. Beras sebaiknya tidak disimpan melebihi jangka waktu tersebut supaya terhindar dari kerusakan alami. 

Menurut Tajuddin, kualitas beras bisa menurun karena beberapa faktor, yakni mikroorganisme, lingkungan, dan hama. 

“Beras yang rusak bisa dipoles ulang. Namun, jika kerusakannya sudah parah, baik secara fisik, kimiawi, maupun mikrobiologis, maka tidak layak untuk dikonsumsi,” katanya. 

Tonton: Mentan Bongkar Kualitas Beras Presmium di Pasar yang Dioplos

“Terlebih apabila mengandung bahan kimia atau pengawet, bisa berbahaya untuk kesehatan,” pungkas Tajuddin. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Profesor IPB Ungkap Ciri-ciri Beras Oplosan Sebelum dan Sesudah Dimasak, Apa Saja?"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×