kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.803   -27,00   -0,16%
  • IDX 8.208   76,41   0,94%
  • KOMPAS100 1.158   11,92   1,04%
  • LQ45 834   4,76   0,57%
  • ISSI 292   4,18   1,45%
  • IDX30 432   1,55   0,36%
  • IDXHIDIV20 517   -1,32   -0,25%
  • IDX80 129   1,26   0,99%
  • IDXV30 142   0,43   0,30%
  • IDXQ30 140   -0,26   -0,19%

Dicopot sebagai menteri, Fadel Muhammad diperlakukan tidak adil


Rabu, 19 Oktober 2011 / 11:29 WIB
Dicopot sebagai menteri, Fadel Muhammad diperlakukan tidak adil
ILUSTRASI. Suasana arena Pemeran Otomotif Makassar, (POMA) di gedung Celebes Convention Center (CCC) Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (5/10).


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Fadel Muhammad mengaku merasa diperlakukan tidak adil atas keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mencopot dirinya dari jabatan menteri perikanan dan kelautan. Hingga saat ini, dia mengaku tidak tahu menahu mengapa dirinya dicopot.

"Karena saya tidak tahu alasannya, saya merasa terzolimi. Saya tidak tahu kenapa. Sampai hari ini masih merupakan misteri," katanya di Istana Negara, Rabu (19/10).

Fadel kecewa atas keputusan SBY itu. "Sebagai manusia biasa yang punya hati punya jiwa, saya kecewa. Karena saya tidak tahu penyebabnya," tegasnya.

Fadel sendiri merasa heran. Pasalnya, sampai kemarin (18/10) sore, dia masih diberitahu tidak masuk dalam daftar menteri yang akan digusur. Bahkan, dia mengaku Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi sempat menelponnya dan menyatakan dirinya tidak akan digusur. Atas pemberitahuan itu, Fadel masih melakukan rapat dengan pejabat eselon 1 di Kementerian Kelautan dan Perikanan pada pukul 16.00 WIB.

Fadel mengaku tahu digusur beberapa menit sebelum SBY mengumumkan susunan kabinet baru. Asal tahu saja, SBY mengumumkan susunan kabinet baru sekitar pukul 20.00 WIB kemarin malam. Posisi Fadel akhirnya digantikan oleh Tjitjip Sutardjo yang sebelumnya anggota Komite Ekonomi Nasional.

Meski demikian, Fadel menegaskan tidak akan mencari tahu alasan pencopotan dirinya. Menurutnya, setelah tidak lagi menjadi menteri, dirinya masih dapat mengabdi di tempat lain.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×