kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.789.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.736   51,00   0,29%
  • IDX 6.371   -228,56   -3,46%
  • KOMPAS100 843   -31,00   -3,55%
  • LQ45 635   -16,26   -2,50%
  • ISSI 228   -10,12   -4,25%
  • IDX30 361   -7,63   -2,07%
  • IDXHIDIV20 447   -8,36   -1,83%
  • IDX80 97   -3,13   -3,13%
  • IDXV30 125   -3,42   -2,67%
  • IDXQ30 117   -1,94   -1,63%

Tak jadi menteri, Fadel Muhammad pede berdiri di barisan depan


Rabu, 19 Oktober 2011 / 09:48 WIB
ILUSTRASI. Berbagai macam elektronik hemat energi yang di jual di pertokoan kawasan Bendungan hilir, Jakarta. KONTAN/Muradi/22/06/2010


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Menteri yang dicopot menunjukkan sikap berbeda dalam upacara pelantikan Kabinet Indonesia Baru II. Ada yang berdiri di jajaran paling depan, ada yang dibelakang dan ada pula yang tidak datang.

Sebut saja Fadel Muhammad. Menteri Kelautan dan Perikanan yang dicopot ini tetap percaya diri berdiri di barisan para menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB).

Fadel sendiri mengaku kecewa dengan pencopotan dirinya. Sebab, dia mengaku tidak menerima alasan pencopotan dirinya sebagai menteri.

Ini berbeda dengan Patrialis Akbar. Bekas Menteri Hukum dan HAM ini memilih berdiri di luar barisan kabinet tersebut.

Sedangkan bekas Menteri Perhubungan Freddy Numberi, bekas Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh, bekas Menteri Riset dan Teknologi Suharna Surapranata, bekas Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa dan bekas Kepala Badan Intelijen Nasional Sutanto tidak tampak di Istana Negara.

Seperti diketahui, pagi ini (19/10), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melantik menteri dan wakil menteri baru. Acara pelantikan dilakukan di Istana Negara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×