kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Diberi keris, Wakil Ketua KY melapor ke KPK


Rabu, 19 Desember 2012 / 13:32 WIB
ILUSTRASI. Harga saham BUKA melemah 3,43% di penutupan bursa Rabu (8/9). REUTERS/Willy Kurniawan


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can

JAKARTA. Wakil Ketua Komisi Yudisial Imam Anshori melaporkan melaporkan gratifikasi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia mengaku menerima sebilah keris ketika mengisi acara di Jember, Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Menurut Imam, sebagai seorang pejabat negara, dirinya berkewajiban untuk melaporkan pemberian keris itu. Dia menyerahkan penilaian kepada KPK mengenai pemberian tersebut. "Terserah nanti kalau diambil KPK atau tidak karena nanti ada penilaiannya nilai barang itu berapa. Kalau lebih dari satu juta rupiah diambil negara, kalau kurang dari satu juta rupiah dikembalikan kepada yang bersangkutan," ujar Imam, Rabu (19/12).

Imam menerima keris tersebut usai mengisi seminar 'Revitalisasi Sistem Peradilan Indonesia Untuk Membangun Kembali Harapan Rakyat Akan Keadilan'  di ruang dekanat Fakultas Hukum Universitas Jember. Imam menerima keris itu dengan tertawa. Dia pun mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang telah memberikan keris tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×