CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Di Twitter, SBY pastikan harga BBM naik


Jumat, 21 Juni 2013 / 10:57 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi vaksin booster untuk penerima vaksin Sinovac dan AstraZeneca. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/rwa.


Reporter: Dyah Megasari

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menulis bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi terpaksa naik.

"Setelah 2 tahun pemerintah bertahan untuk tidak naikkan harga BBM, meskipun subsidi sangat membengkak, kali ini terpaksa dinaikkan," tulis SBY dalam akun  jejaring sosial twitter, Jumat (21/6/2013) pagi.

Presiden menyebutkan, kenaikan harga BBM bersubsidi ini merupakan keputusan yang pahit. "Tetapi harus kita ambil. Saya tidak ingin ekonomi kita menjadi buruk & akhirnya menyulitkan kehidupan rakyat," tambahnya.

"Jika saya tidak naikkan harga BBM karena berhitung untung rugi dari segi politik, beban kita ke depan justru akan terus bertambah," tulisnya lagi.

Pengurangan subsidi BBM, lanjut Presiden, adalah untuk menyelamatkan ekonomi Indonesia. "Agar uang negara bisa untuk bantu rakyat tidak mampu & bangun infrastruktur," sebut SBY. (Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×