kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Di Istana, SBY sambut kedatangan Jokowi


Selasa, 13 Mei 2014 / 14:08 WIB
ILUSTRASI. 5 Cara Menggunakan Skincare dengan Benar, Cepat Meresap dan Maksimal


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tampak berdiri di depan pintu kantornya, di Istana Negara Jakarta, ketika Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tiba, Selasa (13/5).

Berpakaian safari rapi, dengan senyum mengembang di ujung bibir, SBY menerima hangat kedatangan Jokowi dengan mengulurkan tangan untuk berjabat tangan mantan Wali Kota Solo tersebut. Uluran tangan SBY pun disambut Jokowi.

Bukan tanpa sebab, hari ini Jokowi menyambangi kantor presiden. Orang nomor 1 di Jakarta itu menyerahkan surat izin pencalonan dirinya sebagai presiden di Pemilihan Presiden 2014. Surat permohonan izin resmi tersebut terselip rapi di dalam map putih yang dijinjing Jokowi.

Setelah bersalaman di muka pintu, SBY dan Jokowi pun masuk ke dalam ruangan Istana. Di dalam sudah menunggu Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Sekretaris Kabinet Dipo Alam, dan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi.

Sebelum memasuki ruangan, SBY sempat mengatakan kepada wartawan kalau soal pemilihan presiden, dirinya mempercayakan semuanya kepada masyarakat. SBY juga mengaku tenang karena sudah tidak harus mencalonkan diri sebagai presiden. "Saya ini sudah menjadi mantan capres, sudah veteran," ujar SBY, Selasa (12/5) di Jakarta.

Di dalam ruangan, Jokowi dan SBY melakukan pembicaraan tertutup. Pembicaraan mereka berlangsung singkat, tidak sampai satu jam. 

Usai bertemu SBY, Jokowi mengaku meminta izin kepada presiden terkait pencalonan dirinya sebagai presiden. Hal ini untuk menunjukkan sebagai etika berpolitik yang baik. Menurutnya, SBY tidak langsung memberikan jawaban, apakah mengizinkan atau tidak. "Presiden akan memberikan jawabannya esok hari," kata Jokowi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×