kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.614.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Klaim Program MBG Akan Buka 1,9 Juta Lapangan Kerja


Rabu, 19 Maret 2025 / 23:59 WIB
Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Klaim Program MBG Akan Buka 1,9 Juta Lapangan Kerja
ILUSTRASI. Sejumlah warga mencari informasi lowongan pekerjaan saat bursa kerja di Thamrin City, Jakarta, Rabu (12/3/2025). Dewan Ekonomi Nasional (DEN) menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan berdampak positif terhadap terbukanya lapangan kerja


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dewan Ekonomi Nasional (DEN) mengklaim bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan berdampak positif terhadap terbukanya lapangan kerja hingga di level daerah. 

Anggota DEN, Arief Anshory Yusuf mengatakan bahwa MBG berpotensi menciptakan hingga 1,9 juta lapangan kerja baru sekaligus menekan angka kemiskinan hingga 5,8%. 

"Program ini sangat bagus sekali dalam konteks pro-job, jadi menciptakan lapangan pekerja baru itu sampai 1,9 juta, lalu kemudian kemiskinan itu bisa berkurang sampai menjadi 5,8 persen,” kata Arief di Istana Merdeka, Rabu Malam (19/3). 

Baca Juga: Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Sebut Negara Lain Juga Lakukan Penghematan Anggaran

Lebih lanjut, DEN mengusulkan sejumlah langkah penguatan implementasi MBG. Mulai dari melakukan business process review, audit rutin oleh BPKP, hingga melibatkan masyarakat dalam pengawasan agar rantai pasok tetap terjaga dan tidak terjadi kebocoran.

“Tapi sekali lagi intinya, ini mari kita jaga bersama, karena ini flagship kita, flagship bangsa ini,” tutur Arief. 

Sebelumnya, Kementerian Keuangan mencatat penyaluran belanja MBG hingga 12 Maret 2025 mencapai Rp 710,5 miliar dengan realisasi penerima manfaat sebanyak 2,05 juta orang. 

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan bahwa anggaran belanja untuk program MBG pada tahun 2025 ditingkatkan menjadi Rp 171 triliun dari sebelumnya Rp 71 triliun, sesuai dengan instruksi Presiden yang menargetkan 82,9 juta penerima manfaat. 

Baca Juga: Ini Rekomendasi Dewan Ekonomi Nasional (DEN) ke Prabowo Terkait Kebijakan Trump

"Untuk itu kebutuhan alokasi anggaran yang kita antisipasi akan menjadi Rp171 triliun. Ini akan disiapkan dan kami terus melakukan pemantauan atas realisasi anggaran," ungkap Suahasil dalam konferensi pers, Kamis (13/3).

Suahasil juga menegaskan bahwa jumlah SPPG yang telah beroperasi saat ini sebanyak 726 dan akan terus ditingkatkan dari waktu ke waktu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×