kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.792.000   16.000   0,90%
  • USD/IDR 16.564   1,00   0,01%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Dewan Ekonomi Nasional Buka Suara Soal Rencana Tax Amnesty Jilid III


Kamis, 09 Januari 2025 / 13:58 WIB
Dewan Ekonomi Nasional Buka Suara Soal Rencana Tax Amnesty Jilid III
ILUSTRASI. Dewan Ekonomi Nasional (DEN) buka suara terkait rencana pemerintah yang akan kembali menggelar Tax Amnesty Jilid III.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Dewan Ekonomi Nasional (DEN) buka suara terkait rencana pemerintah yang akan kembali menggelar Tax Amnesty Jilid III.

Anggota DEN, Chatib Basri menilai bahwa saat ini terlalu dini untuk membahas kemungkinan diberlakukan kembali program Tax Amnesty atau pengampunan pajak.

"Saya kira terlalu cepat untuk kita bicara mengenai Tax Amnesty saat ini, karena itu kan sebetulnya ada pembahasan masuk Prolegnas. Kalau informasinya sudah lebih jauh, kita bisa bicara," ujar Chatib dalam Konferensi Pers di Jakarta, Kamis (9/1).

Oleh karena itu, Chatib masih enggan memberikan tanggapan terkait rencana diberlakukannya kembali program Tax Amnesty Jilid III, termasuk dampaknya kepada kepatuhan Wajib Pajak.

"Saya kira kalau saat ini it's too early untuk bicara mengenai itu," katanya.

Baca Juga: Warning Pajak

Diberitakan KONTAN sebelumnya, pemerintah berencana mengeluarkan tax amnesty jilid III. 

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan usai rapat tingkat menteri desk koordinasi pencegahan korupsi dan perbaikan tata kelola serta desk koordinasi peningkatan penerimaan devisa negara. 

Budi mengatakan, tax amnesty tengah digodok oleh Kementerian Keuangan dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Ia bilang hal tersebut sebagai salah satu mekanisme yang sedang disiapkan untuk memberi ruang kepada mereka yang ingin mengembalikan hasil kekayaan mereka melalui mekanisme tax amnesty.

"Terkait tax amnesty, sedang dirumuskan. Kita tahu ada tax amnesty pertama dan kedua," ujar Budi dalam konferensi pers, Kamis (2/1).

Baca Juga: Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Menurun

Selanjutnya: Bos Yakuza Jepang Terbukti Selundupkan Material Nuklir dari Myanmar

Menarik Dibaca: Wajib Waspada! Inilah Ciri-ciri Diabetes pada Remaja yang Sering Diabaikan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×