kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Dewan Ekonomi Nasional Buka Suara Soal Rencana Tax Amnesty Jilid III


Kamis, 09 Januari 2025 / 13:58 WIB
Dewan Ekonomi Nasional Buka Suara Soal Rencana Tax Amnesty Jilid III
ILUSTRASI. Dewan Ekonomi Nasional (DEN) buka suara terkait rencana pemerintah yang akan kembali menggelar Tax Amnesty Jilid III.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Dewan Ekonomi Nasional (DEN) buka suara terkait rencana pemerintah yang akan kembali menggelar Tax Amnesty Jilid III.

Anggota DEN, Chatib Basri menilai bahwa saat ini terlalu dini untuk membahas kemungkinan diberlakukan kembali program Tax Amnesty atau pengampunan pajak.

"Saya kira terlalu cepat untuk kita bicara mengenai Tax Amnesty saat ini, karena itu kan sebetulnya ada pembahasan masuk Prolegnas. Kalau informasinya sudah lebih jauh, kita bisa bicara," ujar Chatib dalam Konferensi Pers di Jakarta, Kamis (9/1).

Oleh karena itu, Chatib masih enggan memberikan tanggapan terkait rencana diberlakukannya kembali program Tax Amnesty Jilid III, termasuk dampaknya kepada kepatuhan Wajib Pajak.

"Saya kira kalau saat ini it's too early untuk bicara mengenai itu," katanya.

Baca Juga: Warning Pajak

Diberitakan KONTAN sebelumnya, pemerintah berencana mengeluarkan tax amnesty jilid III. 

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan usai rapat tingkat menteri desk koordinasi pencegahan korupsi dan perbaikan tata kelola serta desk koordinasi peningkatan penerimaan devisa negara. 

Budi mengatakan, tax amnesty tengah digodok oleh Kementerian Keuangan dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Ia bilang hal tersebut sebagai salah satu mekanisme yang sedang disiapkan untuk memberi ruang kepada mereka yang ingin mengembalikan hasil kekayaan mereka melalui mekanisme tax amnesty.

"Terkait tax amnesty, sedang dirumuskan. Kita tahu ada tax amnesty pertama dan kedua," ujar Budi dalam konferensi pers, Kamis (2/1).

Baca Juga: Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Menurun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×