CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Demokrat tidak heran jika Ruhut loncat ke Jokowi


Minggu, 03 Agustus 2014 / 14:20 WIB
ILUSTRASI. Promo HUT BCA 66 Tahun di Genki Sushi, Krispy Kreme, hingga Kopi Toko Djawa, berlaku sampai 28 Februari 2023


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Keputusan politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul mendukung Jokowi-JK dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2014, mendapat kritik dari petinggi partainya sendiri.

Pasalnya, Partai Demokrat tetap berada dalam koalisi Merah Putih meski pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang diusung mereka dinyatakan kalah oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua mengakui, tidak heran terhadap sikap Ruhut yang tak sejalan dengan kebijakan partainya tersebut.

"Kalau Ruhut itu tidak usah ditanya. Ketika Partai Golkar tahun 2004 mau ambruk, dia loncat ke SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) karena SBY mau jadi presiden," kata Max di Rumah Polonia, Jakarta Timur, Minggu (3/8).

Karenanya, anggota Komisi I DPR itu tak kaget saat Ruhut "loncat" ke kubu Jokowi-JK.

Sebab, presiden SBY akan mengakhiri masa jabatannya pada Oktober 2014 setelah dua periode atau sepuluh tahun berkuasa.

"Sekarang SBY mau lengser dia loncat ke Jokowi karena mau jadi presiden. Kalau ada yang mau jadi 'Tuhan', dia (Ruhut) nanti loncat lagi ke sana," ujarnya. (M Zulfikar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×