kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Demokrat nilai tiga menteri perlu dievaluasi


Selasa, 21 September 2010 / 20:05 WIB


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Partai Demokrat menilai ada beberapa menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu II yang perlu dievaluasi. Ketiga menteri tersebut karena mempunyai kinerja yang tidak mumpuni. "Menkumham, PU dan Menkominfo itu perlu dievaluasi," ujar petinggi Partai Demokrat Achsanul Qosasi, Selasa (21/9).

Ketiganya memang sudah mendapatkan rapor merah dari Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) yang dikomandani oleh Kuntoro Mangkusubroto beberapa waktu. Menurut Aschanul, ketiga menteri tersebut bisa saja dilakukan reshuffle maupun tidak dicopot, karena kewenangan untuk mencopot itu ada di tangan SBY langsung.

Saat ini posisi Menteri Hukum dan HAM dijabat Patrialis Akbar, politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Menteri Komunikasi dan Informatika dijabat mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring.

Sementara Menteri Pekerjaan Umum (PU) yang dijabat Djoko Kirmanto, pejabat karier di Kementerian Pekerjaan Umum. Bukan hanya itu, Politisi Demokrat ini juga mengatakan perlu ada evaluasi terhadap dua menteri asal partainya sendiri yang sebelumnya sempat digosipkan selingkuh dengan wanita lain. Keduanya adalah Menteri Perhubungan Freddy Numberi dan Menteri ESDM Darwin Zaedy Saleh. "Semua hal bisa jadi bahan evaluasi," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×