kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

PPP tak cemas isu reshuffle kabinet


Rabu, 15 September 2010 / 13:00 WIB


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Edy Can

JAKARTA. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tidak khawatir dengan isu perombakan kabinet atau reshuffle. Karena selama ini yang mengeluarkan isu reshuffle bukanlah dari Presiden SBY langsung.

Ketua DPP PPP Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, jika memang ada menteri asal partai berlambang Ka'bah ini yang berkinerja buruk maka pihaknya rela kadernya digusur. "Silahkan diganti karena itu memang kewenangan presiden," ujar Lukman, Rabu (15/9).

Namun Lukman, khawatir jika isu reshuffe ini hanya dipakai untuk tawar menawar politik saja. Karena jika ini terjadi maka objektifitas kinerja menteri jadi tidak objektif lagi. "Ini jadi tidak sehat kalau reshuffle jadi cuma bargaining politik saja," ujarnya.

Di kabinet periode 2009-2014 terdapat dua menteri dari PPP yakni Suryadharma Ali sebagai Menteri Agama dan Menteri Negara Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa. Isu reshuffle memang mengemuka setelah Partai Demokrat melalui salah satu pengurusnya Ahmad Mubarok menyatakan, Presiden SBY akan melakukan perombakan kabinet.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×