kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.048   40,00   0,22%
  • IDX 6.258   23,35   0,37%
  • KOMPAS100 822   3,90   0,48%
  • LQ45 627   3,17   0,51%
  • ISSI 216   0,64   0,30%
  • IDX30 352   1,59   0,46%
  • IDXHIDIV20 432   1,96   0,46%
  • IDX80 94   0,39   0,42%
  • IDXV30 119   0,55   0,46%
  • IDXQ30 112   0,54   0,48%

Dede Yusuf pertanyakan sumber anggaran kartu sakti


Kamis, 06 November 2014 / 18:52 WIB
ILUSTRASI. GOTO Bakal Gelar Private Placement Dengan Terbitkan 118 Miliar Saham


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Ketua Komisi IX DPR Dede Yusuf mempertanyakan anggaran tiga program yang sudah diluncurkan Jokowi yakni Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Politikus Partai Demokrat itu mengatakan jika memang anggarannya berasal dari Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) BUMN maka komisi VI DPR bisa memanggil BUMN tersebut karena kalau mengeluarkan CSR itu harus terbuka dan masyarakat mesti mengetahuinya.

"Ini untuk apa, tendernya dari mana, karena buat kartu ratusan juta itu tidak mudah. Kita tunggu saja menteri-menteri kan lagi blusukan, tapi menteri-menteri ini harus berikan penjelasan ke DPR," kata Dede di Gedung DPR, Senayan, Kamis (6/11).

Dede yang membidangi masalah kesehatan tersebut meminta masyarakat untuk mendukung dan berpikir positif tentang program tersebut.

"Kita masih positif thinking dulu lah. Tapi undang-undang yang sah adalah BPJS, kalau pemerintah ingin melakukannya itu harus ubah undang-undang dulu," katanya.  (Wahyu Aji)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×