kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Inflasi Inti, Harga Diatur Pemerintah, dan Bergejolak Kompak Naik pada Februari 2026


Senin, 02 Maret 2026 / 12:18 WIB
Inflasi Inti, Harga Diatur Pemerintah, dan Bergejolak Kompak Naik pada Februari 2026
ILUSTRASI. Harga Pangan (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi tahunan pada Februari 2026 mencapai 4,76% year on year (yoy). Inflasi ini meningkat dari inflasi Januari 2026 yang sebesar 3,55% yoy.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono membeberkan, berdasarkan komponennya, di antaranya komponen inti mengalami inflasi sebesar 2,63% yoy atau naik dari bulan sebelumnya yang mencapai 2,45% yoy.

Komponen inti memberikan andil inflasi sebesar 1,72% yoy.

Baca Juga: BPS Catat Inflasi Tahunan Februari 2026 Capai 4,76%, Ini Penyebabnya

“Komoditas yang memberikan andil inflasi inti pada Februari 2026 adalah emas perhiasan, biaya akademi/perguruan tinggi, mobil, sewa rumah, dan nasi dengan lauk,” tutur Ateng dalam konferensi pers, Senin (2/3).

Kemudian, komponen harga diatur pemerintah mengalami inflasi sebesar 12,66% yoy atau naik dari bulan sebelumnya yang sebesar 9,71% yoy. Inflasi ini memberikan andil sebesar 2,26% yoy.

Komoditas penyumbangnya yang paling dominan adalah tarif lsitrik, sigaret kretek mesin (SKM), dan sigaret kretek tangan (SKT).

Baca Juga: BPS Mencatat Inflasi Bulanan Februari 2026 Mencapai 0,68%

Terakhir, komponen harga bergejolak yang mengalami inflasi sebesar 4,64% yoy, atau meningkat dari bulan sebelumnya yang sebesar 3,55% yoy, dengan andil sebesar 0,78% yoy.

Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi pada komoditas ini adalah daging ayam ras, beras, bawang merah, dan telur ayam ras.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×