kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Deadline perekaman e-KTP diperpanjang


Rabu, 14 September 2016 / 15:56 WIB


Reporter: Teodosius Domina | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Batas waktu perekaman KTP elektronik diperpanjang dari yang sebelumnya akhir September tahun ini, menjadi pertengahan 2017. Hal tersebut diungkapkan Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo lewat rilis yang dikeluarkan Sekretariat Negara Republik Indonesia, Rabu (14/9).

Tjahjo mengatakan, pengunduran batas waktu perekaman data itu dilakukan katena masih banyak warga yang belum melakukan perekaman data KTP.

“Kementerian Dalam Negeri mencatat jumlah warga yang belum melakukan perekaman data e-KTP sampai saat ini masih sekitar 22 juta orang yang tersebar di berbagai daerah,” kata Tjahjo.

Dengan pengunduran batas waktu perekaman data, Mendagri berharap masyarakat yang belum melakukannya segera memanfaatkannya.

Tjahjo juga bilang, blanko e-KTP masih banyak di pusat. Jika suatu daerah mengalami kehabisan, diharapkan segera mengambil blanko ke pusat sesuai dengan prosedur yang ditentukan.

“Tentunya, permintaan blanko harus disesuaikan dengan jumlah warga yang rekam e-KTP, bukan kebutuhan warga secara keseluruhan,” kata Tjahjo seraya menambahkan. Sesunguhnya, menurut dia, banyak blanko KTP elektronik yang menumpuk di sejumlah daerah tertentu karena jumlahnya melebihi warga yang sudah melakukan perekaman data e-KTP.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×