kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Dari Aceh, Jokowi resmikan pembangkit ke Kalbar


Kamis, 02 Juni 2016 / 11:44 WIB


Reporter: Muhammad Yazid | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Presiden Joko Widodo akan meresmikan pembangkit listrik dengan total kapasitas 204 megawatt (MW) di Aceh dan Kalimantan Barat pada Kamis (2/6).

Masing-masingnya yaitu PLTMG Arun di Aceh berkapasitas 184 MW dan PLTU Ketapang Kalimantan Barat dengan kapasitas 2 x 10 MW.

Tim Komunikasi Presiden, Ari Dwipayana dalam keterangan persnya mengatakan, pada Kamis ini, Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak ke Bandar Udara Malikus Saleh Aceh Utara dari Pangkalan TNI AU Sultan Iskandar Muda Aceh dengan menggunakan Pesawat CN-295 TNI AU.

Dari bandara ini, Presiden dan Iriana bersama rombongan dengan menggunakan mobil menuju Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Arun di Desa Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.

Setelah meresmikan PLTMG Arun, Presiden dan Iriana bersama rombongan kembali ke Pangkalan TNI AU Sultan Iskandar Muda dengan menggunakan Pesawat CN-295 TNI AU dari Bandara Malikus Saleh Aceh Utara.

Dari Aceh, Presiden dan Iriana bersama rombongan berganti Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 menuju Pangkalan TNI AU Supadio Kalimantan Barat. Setelah tiba di pangkalan ini, Presiden dan Iriana bersama rombongan melanjutkan perjalanan dengan berkendaraan mobil menuju Desa Jungkat, Kabupaten Mempawah.

Di Bumi Kalimantan ini, selain meresmikan PLTU Ketapang, Jokowi juga akan menghadiri Groundbreaking Mobil Power Plant (MPP) Kalimantan Barat 4 x 25 MW.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×