kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.870   24,00   0,14%
  • IDX 8.885   -52,03   -0,58%
  • KOMPAS100 1.226   -2,75   -0,22%
  • LQ45 867   -1,47   -0,17%
  • ISSI 324   0,11   0,04%
  • IDX30 441   1,22   0,28%
  • IDXHIDIV20 520   3,38   0,65%
  • IDX80 136   -0,29   -0,21%
  • IDXV30 144   0,32   0,22%
  • IDXQ30 142   1,10   0,79%

Chatib Basri ungkap dampak virus corona ke pertumbuhan ekonomi Indonesia


Selasa, 18 Februari 2020 / 19:38 WIB
Chatib Basri ungkap dampak virus corona ke pertumbuhan ekonomi Indonesia
ILUSTRASI. Mantan Menteri Keuangan M Chatib Basri.


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mantan Menteri Keuangan Chatib Basri mengungkap dampak virus corona baru (Covid-19) terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dia berpendapat, penyebaran virus ini bisa membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa berada di bawah 5%.

Dia mengakui belum bisa memproyeksi kapan penurunan pertumbuhan tersebut akan terjadi ke Indonesia. Namun, dia mengatakan, kasus virus SARS yang terjadi belasan tahun lalu bisa diambil sebagai gambaran.

Baca Juga: Ekonom: Ekspor-impor turun, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih bisa 5%, asal...

Menurut Chatib, di kuartal I-2003, pertumbuhan ekonomi China menurun menjadi 9% dari sebelumnya yang mencapai 11%. Di kuartal berikutnya, ekonomi China kembali tumbuh menjadi 10%, dan kembali stabil di kuartaI III dan IV.

Dengan pola tersebut, dia melihat pertumbuhan ekonomi China secara keseluruhan mengalami penurunan hingga 1% akibat SARS. Sementara, setiap penurunan pertumbuhan ekonomi China sebesar 1%, akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 0,1% hingga 0,3%.

"Kalau China turun 1%, mungkin pertumbuhan kita bisa turun 0,1%-0,3%. Jadi kalau angka [pertumbuhan ekonomi] terakhir 5%, bisa jadi [pertumbuhan ekonomi 2020] di bawah 5%, bisa jadi kisarannya kira-kira 4,7%-4,9% kalau polanya sama seperti SARS," tutur Chatib, Selasa (18/2).

Sektor yang paling berpengaruh, lanjutnya, adalah sektor-sektor yang banyak berhubungan dengan perdagangan. Ini membuat ekspor dan impor terhambat.




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×