kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.862   -79,51   -1,34%
  • KOMPAS100 776   -9,41   -1,20%
  • LQ45 583   -5,96   -1,01%
  • ISSI 204   -1,97   -0,96%
  • IDX30 330   -4,18   -1,25%
  • IDXHIDIV20 407   -4,81   -1,17%
  • IDX80 88   -1,05   -1,18%
  • IDXV30 112   -1,89   -1,67%
  • IDXQ30 106   -1,42   -1,32%

Chatib Basri: Skenario berat, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa tumbuh 0,3%


Senin, 13 April 2020 / 21:00 WIB
ILUSTRASI. Mantan Menteri Keuangan Chatib Basri sebut dalam skenario berat, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa tumbuh 0,3% akibat corona.


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mantan Menteri Keuangan Muhammad Chatib Basri mengatakan, dampak dari wabah virus Corona (Covid-19) akan membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh 0,3%-2,2%.

Proyeksi ini didasarkan pada pernyataan dari Kementerian Keuangan yang memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun ini hanya berkisar -0,4%-2,3%.

Baca Juga: Apa itu Pandemic Bonds? Ini kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo

Ada dua skenario yang dirujuk Chatib dari Australian National University, yaitu dampak ekonomi yang bersifat sedang dan dampak bersifat tinggi.

"Di dalam skenario dalam dampak sedang, ekonomi Indonesia akan terpukul minus 2,8% dari baseline (angka dasar). Artinya, apabila pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2020 adalah 5%, kita hanya bisa tumbuh sebesar 2,2% di dalam skenario sedang," ujar Chatib dalam agenda diskusi daring, Senin (13/4).

Baca Juga: BPS catat inflasi bulan Maret 2020 di DKI Jakarta sebesar 0,33%

Sementara itu, apabila Covid-19 menyebabkan dampak yang buruk, maka di dalam skenario tersebut pertumbuhan ekonomi Indonesia akan menurun 4,7% dari angka dasar 5%.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×