kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Chatib Basri sarankan pemerintah lakukan uji coba program kartu prakerja


Selasa, 18 Februari 2020 / 17:24 WIB
ILUSTRASI. JAKARTA,30/11-PELUNCURAN MANAJER INVESTASI BARU. Direktur Utama PT Majorist Asset Management (MAM), Zulfa Hendri (kanan), menyerahkan cindera mata kepada mantan Menteri Keuangan Muhammad Chatib Basri disela-sela peluncuran manajer investasi baru PT MAM di


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Yudho Winarto

Meski begitu, Chatib pun mengakui adanya program kartu prakerja bisa membantu calon-calon pekerja, khususnya yang berada di golongan menengah ke atas, untuk meningkatkan kemampuan serta keterampilan mereka.

Chatib juga berpendapat, program ini menjadi terobosan yang cukup baik untuk menekan pengangguran muda di Indonesia, yang sebagian besar berada di golongan menengah ke atas.

Baca Juga: Pemerintah menyiapkan skema baru bidang ketenagakerjaan dalam draf RUU Omnibus Law

"Penganggur muda itu sebagian besar adalah tingkat SMA ke atas. Kalau kita lihat kategori middle class kita, itu pendidikannya SMA ke atas. Karena itu program ini bisa menyasar middle class.  Buat saya itu terobosan yang sangat baik," tuturnya.

Berdasarkan data BPS, pengangguran berusia 18-24 tahun di Indonesia mencapai 52% atau 3,7 juta dari total pengangguran di Indonesia. Dari angka tersebut, 78% merupakan golongan SMA ke atas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×