kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.883   -52,00   -0,29%
  • IDX 5.839   -57,18   -0,97%
  • KOMPAS100 757   -7,86   -1,03%
  • LQ45 577   -6,86   -1,18%
  • ISSI 202   -0,82   -0,40%
  • IDX30 327   -3,92   -1,18%
  • IDXHIDIV20 403   -4,85   -1,19%
  • IDX80 86   -0,89   -1,02%
  • IDXV30 109   -0,80   -0,73%
  • IDXQ30 105   -1,27   -1,19%

Chatib Basri: Pertumbuhan ekonomi April-Juni 2020 akan kontraksi ke level 2%


Kamis, 16 April 2020 / 10:19 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan M Chatib Basri. Kompas/Priyombodo


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Kendati begitu, Chatib Basri menyampaikan situasi ekonomi saat ini berbeda dengan krisis di tahun 1998. Krisis sekitar 12 tahun lalu itu diakibatkan oleh situasi ekonomi domestik yang rapuh serta korupsi yang merajalela. Dus, banyak aspek yang menyebabkan krisis, bahkan hingga ke ranah politik.

Baca Juga: Dukung pemulihan ekonomi, BI beri quantitative easing senilai hampir Rp 420 triliun

Bedanya dengan saat ini, resesi terjadi ini akibat Covid-19 yang merupakan pandemik di seluruh dunia. Padahal sebelum kehadiran virus corona, ekonomi dalam negeri masih sehat.

“Perbedaan dengan krisis 1998 karena ekonomi domestiknya saat itu rapuh, kalau sekarang semuanya kena. Logikanya, orang sakit tidak bisa kerja, akibatnya ekonominya kena. Kalau pertumbuhan ekonomi iya pasti jatuh,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×