kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Cegah penyebaran virus corona, pemerintah siapkan opsi tidak ada mudik Lebaran 2020


Rabu, 25 Maret 2020 / 11:44 WIB
ILUSTRASI. Foto ilustrasi mudik lebaran 


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Juru Bicara Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Jodi Mahardi mengatakan, sejumlah kementerian dan lembaga terkait tengah menyiapkan tiga skenario kebijakan untuk menghadapi mudik Lebaran tahun ini.

Salah satu opsi yang digodok adalah kebijakan tidak adanya mudik Lebaran tahun 2020. Hal ini untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 di Indonesia.

"Kami sudah bersepakat, hal yang paling utama adalah menjaga keselamatan masyarakat. Atas berbagai pertimbangan ini, kami melihat opsi kebijakan pelarangan mudik," kata Jodi dalam keterangan tertulis yang diterima Kontan.co.id, Selasa (24/3).

Baca Juga: Banyak yang mudik, ODP corona di Sumedang melesat jadi 1.807 orang

Adapun, tiga skenario yang tengah dibahas oleh sejumlah kementerian terkait adalah, pertama, bussines as usual, di mana mudik Lebaran seperti dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya.

Kedua, meniadakan mudik gratis yang biasanya dilakukan oleh perusahaan. Ketiga, skenario pelarangan mudik. Menurut Jodi, ketiga skenario tersebut akan segera dilaporkan kepada presiden.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×