Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah menargetkan penciptaan hingga 10 juta lapangan kerja baru dalam lima tahun ke depan di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Target ambisius ini akan didorong melalui penguatan pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif lewat skema Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, mengatakan KUR menjadi salah satu instrumen utama untuk memperluas akses pembiayaan sekaligus membuka ruang usaha baru bagi masyarakat.
“Yang kami punya target 10 juta penduduk lima tahun ke depan ini bisa berusaha dengan mudah dan mendapatkan pekerjaan yang baik,” ujar Cak Imin dalam Konferensi Pers Rapat Tingkat Menteri di Jakarta, Senin (4/5/2026).
Baca Juga: Indeks Manufaktur April 2026 Masuk Zona Kontraksi Dipicu Kenaikan Biaya Produksi
Selain itu, Cak Imin juga mengingatkan bahwa Prabowo baru saja mengeluarkan Peraturan Pemerintah No 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM merupakan turunan UU Cipta Kerja.
Beleid tersebut mewajibkan pemerintah pusat, pemerintah daerah dan BUMN untuk memberikan ruang minimal 40% kepada UMKM.
"Ini Pak Maman (Menteri UMKM) sama saya akan terus mengejar agar kewajiban 40 persen itu segera dilaksanakan secara lebih serius," ungkap Cak Imin.
Sementara itu, Menteri UMKM, Maman Abdurrahman menegaskan bahwa dalam regulasi itu ada optimalisasi fasilitas publik yang dimiliki pemerintah, swasta dan BUMN untuk memberikan ruang bagi UMKM.
Selain itu, pemerintah juga sinergi penciptaan lapangan kerja baru dalam rangka pengentasan kemiskinan ekstrem.
Maman menegaskan bahwa fasilitas KUR saat ini juga menyasar kepada kelompok masyarakat desil 1 sampai desil 4.
"Makanya kita melkukan kebijakan tersebut dan alhamdulillah itu juga bisa memberikan kontribusi di dalam mengurangi angka kemiskinan dan mengeluarkan saudara kita dari desil 1 sampai desil 4," ungkap Maman.
Baca Juga: Indeks Manufaktur April 2026 Masuk Zona Kontraksi Dipicu Kenaikan Biaya Produksi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













