CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.317   85,24   1,37%
  • KOMPAS100 835   12,04   1,46%
  • LQ45 633   5,71   0,91%
  • ISSI 217   3,06   1,43%
  • IDX30 356   1,94   0,55%
  • IDXHIDIV20 441   1,38   0,31%
  • IDX80 95   1,06   1,12%
  • IDXV30 118   0,45   0,38%
  • IDXQ30 114   0,40   0,35%

Cadangan devisa bulan Februari 2021 moncer, tembus US$ 138,8 miliar


Jumat, 05 Maret 2021 / 10:41 WIB
ILUSTRASI. Bank Indonesia. REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Februari 2021 sebesar US$ 138,8 miliar, meningkat dari  posisi pada akhir Januari 2021 sebesar US$ 138,0 miliar.

Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 10,5 bulan impor atau 10,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

Baca Juga: Tetapkan target indikatif Rp 12 triliun, pemerintah tawarkan 6 seri SBNS pekan depan

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono mengatakan cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. 

Kata Erwin, peningkatan posisi cadangan devisa pada Februari 2021 terutama dipengaruhi oleh penarikan pinjaman pemerintah dan penerimaan pajak.

"Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi," kata Erwin dalam keterangan resminya, Jumat (5/3).

Selanjutnya: Ekonom BCA proyeksi cadangan devisa Februari di kisaran US$ 137 miliar-US$ 139 miliar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×