kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45941,14   4,65   0.50%
  • EMAS1.029.000 0,19%
  • RD.SAHAM -0.04%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

BRIN Dapat Tugas Kembangkan Teknologi untuk Genjot Produksi Garam Dalam Negeri


Minggu, 06 November 2022 / 14:06 WIB
BRIN Dapat Tugas Kembangkan Teknologi untuk Genjot Produksi Garam Dalam Negeri
ILUSTRASI. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendapat tugas pengembangan teknologi untuk genjot produksi garam lokal.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Peraturan Presiden (Perpres) 126 tahun 2022 tentang Percepatan Pembangunan Pergaraman Nasional telah disahkan. Perpres ini mengamanatkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk melakukan pengembangan teknologi untuk genjot produksi garam lokal berkualitas tinggi hingga tahun 2024.

Kepala BRIN Laksana Tri Handoko menyampaikan kesiapanya untuk menjalankan amanat Perpres 126 tahun 2022 dan telah melakukan berbagai persiapan.

"Intinya BRIN bertanggung jawab untuk pengembangan berbagai teknologi untuk produksi garam dengan kualitas tinggi, khususnya untuk garam industri dan farmasi," terang Laksana pada Kontan.co.id Minggu (6/11).

Baca Juga: Pemerintah Targetkan Stop Impor Garam Industri Tahun 2024

Untuk itu saat ini, BRIN mengerahkan setidaknya dua organisasi riset yaitu riset energi dan manufaktur, serta riset nanoteknologi dan material untuk bersinergi.

Selanjutnya, dua organisasi tersebut nantinya akan membantu BRIN dalam melakukan pengembangan teknologi untuk produksi garam lokal.

Sesuai dengan Perpres 126 tahun 2022, pemerintah menargetkan pada tahun 2024 petambak dapat terapkan teknologi produksi garam berupa teknologi pemurnian garam, memanfaatkan teknologi garam tanpa lahan dan teknologi proses pemenfaatan mineral berbasis garam dan mineral turunannya di lokasi Sentra Ekonomi Garam Rakyat.

"Teman-teman persiet di BRIN sudah cukup berpengalaman, termasuk dalam konteks pengembangan berbagai opsi teknologi yang sejauh ini masih belum mencapai target (dari sisi biaya) seperti yang diharapkan," terang Laksana.

Baca Juga: GAPMMI: Industri Pangan Serap Garam Lokal yang Penuhi Spesifikasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung Complete Three Statement Modeling

[X]
×