kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.032   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.236   49,76   0,80%
  • KOMPAS100 817   5,56   0,69%
  • LQ45 621   2,39   0,39%
  • ISSI 215   1,38   0,65%
  • IDX30 350   1,18   0,34%
  • IDXHIDIV20 430   0,35   0,08%
  • IDX80 93   0,50   0,54%
  • IDXV30 118   0,33   0,28%
  • IDXQ30 112   0,18   0,16%

BPS: Tingkat Konsumsi Masyarakat Kuartal III-2024 Masih Terjaga


Selasa, 05 November 2024 / 11:58 WIB
BPS: Tingkat Konsumsi Masyarakat Kuartal III-2024 Masih Terjaga
ILUSTRASI. Konsumen berbelanja di pusat perbelanjaan di Jakarta, Selasa (28/10/2024). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, seluruh komponen pengeluaran masih menunjukkan pertumbuhan positif pada kuartal III-2024. KONTAN/Carolus Agus Waluyo/28/10/2024.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, seluruh komponen pengeluaran masih menunjukkan pertumbuhan positif pada kuartal III-2024.

Plt. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti  menyampaikan bahwa konsumsi rumah tangga masih menjadi penyumbang utama Produk Domestik Bruto (PDB). Tercatat, konsumsi rumah tangga memberikan distrubusi sebesar 53,08% dan tumbuh 4,91% secara year on year (YoY).

"Ini menunjukkan masih terjaganya tingkat konsumsi masyarakat," ujar Amalia dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (5/11).

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal IIII-2024 Didorong Oleh Industri Pengolahan

Sementara itu, konsumsi Lembaga Non Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) mengalami pertumbuhan tinggi sebesar 11,69% YoY dengan distribusi sebesar 1,29%, didorong oleh peningkatan aktivitas persiapan pilkada dan PON XXI.

Begitu juga komponen ekspor-impor yang mengalami pertumbuhan tinggi. Amalia menyebut komponen ekspor mengalami pertumbuhan 9,09% YoY didorong oleh kenaikan nilai dan volume ekspor non-migas.

Sementara, peningkatan impor sebesar 11,47% YoY didorong oleh kenaikan impor barang modal serta bahan baku dan penolong.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×