Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat luas panen jagung pipilan pada November 2025 mencapai 0,16 juta hektare, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 0,14 juta hektare.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pengamatan Survei Kerangka Sampel Area (KSA) November 2025, peningkatan luas panen tersebut turut mendorong kenaikan luas panen jagung secara kumulatif sepanjang tahun.
“Sepanjang periode Januari–November 2025, luas panen jagung pipilan tercatat mencapai 2,55 juta hektare, atau meningkat 6,65% secara tahunan (year on year/YoY),” ujar Pudji dalam konferensi pers, Senin (5/1/2026).
Sementara itu, BPS memproyeksikan potensi luas panen jagung pipilan pada Desember 2025 hingga Februari 2026 mencapai 0,70 juta hektare. Angka tersebut sedikit menurun 0,15% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca Juga: Prediksi BPS: Produksi Jagung 2025 Capai 16,11 Juta Ton, Naik Signifikan
Dengan demikian, potensi luas panen jagung pipilan sepanjang Januari hingga Desember 2025 diperkirakan mencapai 2,72 juta hektare, atau bertambah 0,17 juta hektare dibandingkan tahun lalu. Secara tahunan, angka tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 6,73%.
Pudji menambahkan, angka potensi luas panen tersebut telah mencakup seluruh tanaman jagung, termasuk jagung yang dipanen bukan untuk dipipil, seperti jagung yang dipanen muda maupun yang dimanfaatkan sebagai hijauan pakan ternak.
Selanjutnya: Saham Chevron dan Kilang Minyak AS Melonjak Usai Trump Bidik Minyak Venezuela
Menarik Dibaca: Hujan Amat Deras di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (6/1)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













