kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.549.000   34.000   1,35%
  • USD/IDR 16.781   21,00   0,13%
  • IDX 8.934   74,42   0,84%
  • KOMPAS100 1.226   8,17   0,67%
  • LQ45 865   5,28   0,61%
  • ISSI 322   1,78   0,55%
  • IDX30 443   0,30   0,07%
  • IDXHIDIV20 516   -0,09   -0,02%
  • IDX80 136   0,92   0,68%
  • IDXV30 143   1,50   1,06%
  • IDXQ30 142   -0,22   -0,16%

BPS: Panen Jagung November 2025 Naik, Proyeksi Kumulatif Capai 2,72 Juta Ha


Senin, 05 Januari 2026 / 17:54 WIB
BPS: Panen Jagung November 2025 Naik, Proyeksi Kumulatif Capai 2,72 Juta Ha
ILUSTRASI. BPS melaporkan luas panen jagung pipilan November 2025 naik jadi 0,16 juta hektare. Proyeksi kumulatif hingga akhir 2026 capai 2,72 juta hektare


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat luas panen jagung pipilan pada November 2025 mencapai 0,16 juta hektare, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 0,14 juta hektare.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pengamatan Survei Kerangka Sampel Area (KSA) November 2025, peningkatan luas panen tersebut turut mendorong kenaikan luas panen jagung secara kumulatif sepanjang tahun.

“Sepanjang periode Januari–November 2025, luas panen jagung pipilan tercatat mencapai 2,55 juta hektare, atau meningkat 6,65% secara tahunan (year on year/YoY),” ujar Pudji dalam konferensi pers, Senin (5/1/2026).

Sementara itu, BPS memproyeksikan potensi luas panen jagung pipilan pada Desember 2025 hingga Februari 2026 mencapai 0,70 juta hektare. Angka tersebut sedikit menurun 0,15% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: Prediksi BPS: Produksi Jagung 2025 Capai 16,11 Juta Ton, Naik Signifikan

Dengan demikian, potensi luas panen jagung pipilan sepanjang Januari hingga Desember 2025 diperkirakan mencapai 2,72 juta hektare, atau bertambah 0,17 juta hektare dibandingkan tahun lalu. Secara tahunan, angka tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 6,73%.

Pudji menambahkan, angka potensi luas panen tersebut telah mencakup seluruh tanaman jagung, termasuk jagung yang dipanen bukan untuk dipipil, seperti jagung yang dipanen muda maupun yang dimanfaatkan sebagai hijauan pakan ternak.

Selanjutnya: Saham Chevron dan Kilang Minyak AS Melonjak Usai Trump Bidik Minyak Venezuela

Menarik Dibaca: Hujan Amat Deras di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (6/1)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×