kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

BPS: Luas Panen Jagung Turun 10,04% Jadi 0,23 Juta Hektare per Agustus 2025


Rabu, 01 Oktober 2025 / 15:07 WIB
BPS: Luas Panen Jagung Turun 10,04% Jadi 0,23 Juta Hektare per Agustus 2025
ILUSTRASI. BPS mencatat luas panen jagung pada Agustus 2025 sebesar 0,23 juta hektare, turun 10,04% dibandingkan Agustus 2024. ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/nz


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat luas panen jagung pada Agustus 2025 sebesar 0,23 juta hektare, turun 10,04% secara tahunan alias year on year/yoy dibandingkan Agustus 2024.

Deputi Bidang Statistik Produksi BPS, M. Habibullah mengungkapkan, meski terjadi penurunan namun secara kumulatif, luas panen jagung pada periode Januari–Agustus 2025 mencapai 1,98 juta hektare, atau naik 12,12% yoy dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Adapun potensi luas panen jagung dalam tiga bulan ke depan, yaitu September–November 2025, diperkirakan mencapai 0,62 juta hektare. Angka ini turun 2,69% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga: Prabowo Lakukan Panen Raya Jagung Seluas 344.000 Hektare

“Dengan demikian, luas panen jagung Januari–November 2025 diperkirakan mencapai 2,59 juta hektare, meningkat 8,23% dibandingkan Januari–November 2024,” ujar Habibullah dalam konfrensi pers, Rabu (1/10/2025).

BPS menekankan bahwa angka potensi luas panen tersebut masih dapat berubah. Perubahan bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor di lapangan, seperti serangan organisme pengganggu tanaman (OPT), kondisi kekeringan, serta waktu realisasi panen yang dilakukan petani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×