kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BPS: Inflasi Oktober 2017 sebesar 0,01%


Rabu, 01 November 2017 / 11:27 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan, laju inflasi Oktober 2017 sebesar 0,01%. Angka ini di bawah proyeksi Bank Indonesia (BI) yang sebesar 0,09%.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, dengan perkembangan ini maka inflasi tahun kalender Januari-Oktober 2017 sebesar 2,67%. Sementara inflasi tahunan Oktober 2017 sebesar 3,58% year on year (YoY).

"Inflasi Oktober 2017 jauh lebih rendah dibanding Oktober 2016 yang tercatat 0,14%. Namun lebih tinggi dibanding Oktober 2015 yang mencatat deflasi 0,08%," kata Suhariyanto dalam konferensi pers di kantornya, Selasa (1/11).

Sementara secara tahunan, inflasi Oktober 2017 lebih tinggi dari Oktober 2016 yang sebesar 3,31% YoY, tetapi jauh lebih rendah dari Oktober 2015 yang sebesar 6,25% YoY.

Dari 82 kota Indeks Harga Konsumen (IHK) yang dipantau BPS, terdapat 44 kota yang mengalami inflasi. Dengan inflasi tertinggi terjadi di Tual sebesar 1,05% dan inflasi terendah terjadi di Surakarta dan Cirebon masing-masing sebesar 0,01%.

Sementara itu, 38 kota sisanya mengalami deflasi. Adapun deflasi tertinggi terjadi di Palu sebesar 1,31% dan deflasi terendah terjadi di Palopo sebesar 0,01%.

"Kami harap ini akan tetap terjaga terutama Desember karena kalau kita lihat trennya, Desember biasanya terjadi peningaktan harga komoditas barang karena persiapan liburan, persiapan natal, tahun baru, dan sebagainya," tambah dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Berita Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×