kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

BPK ungkap empat proyek diduga rugikan negara hingga Rp 6 triliun


Selasa, 07 Januari 2020 / 22:48 WIB
Kerjasama KPK dengan BPK


Reporter: Vendi Yhulia Susanto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan, terdapat empat proyek di Pelindo II yang diduga merugikan negara lebih dari Rp 6 triliun.

Empat proyek tersebut di luar proyek pengadaan mobile crane dan quay crane container yang dugaan korupsinya ditangani oleh Bareskrim Polri dan KPK.

Ketua BPK Agung Firman Sampurna mengatakan, empat proyek tersebut adalah proyek Jakarta International Container Terminal (JICT), Terminal Kalibaru, Terminal Peti Kemas Koja, dan Global Bond.

Baca Juga: Teken MoU, BPK dan KPK tingkatkan kerjasama pemberantasan korupsi

"Empat laporan hasil pemeriksaan (LHP) tersebut kerugian negaranya mencapai angka lebih dari Rp 6 triliun," kata Agung, Selasa (7/1).

Agung mengatakan, tindak lanjut kasus itu diserahkan pada aparat penegak hukum. Ia mengatakan, pihaknya telah berhasil mengidentifikasi konstruksi perbuatan melawan hukumnya, pihak-pihak yang bertanggung jawab, dan juga telah berhasil mengidentifikasi kerugian negaranya.

"Wewenang kita angka. Di empat kasus yang saya sebutkan dan sudah kita selesaikan angkanya di atas Rp 6 triliun. Sisanya apakah ada mensrea di situ, kami serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×